Hak yang Ada Pada Property

November 11th, 2014 No comments

Ada 5 (lima) jenis hak yang melekat pada properti, yaitu hak milik, hak guna bangunan, hak guna usaha, hak pakai, dan hak pengelolaan. Untuk lebih memperinci maksud kelima hak tersebut, berikut ini penjelasan mengenai kelima hak tersebut.

1. Hak Milik

Hak milik adalah hak turun temurun, terkuat, dan terpenuh yang dapat dipunyai orang atas tanah, dengan mengingat semua hak atas tanah mempunyai fungsi sosial (pasal 20 ayat 1, UU pokok agrarian).

a. Karakteristik hak milik

Ciri-ciri hak milik menurut Prof. Sri Soedewi M. Sofwan adalah sebagai berikut.

  1. Hak induk terhadap hak-hak kebendaan yang lainnya, sedangkan Read more…
Categories: Uncategorized Tags:

Hal – Hal yang Perlu di Pertimbangkan Sebelum Memutuskan untuk Membeli Sebuah Properti.

November 6th, 2014 No comments

1. Rumah baru untuk hunian (beli lewat developer)

- Kemudahan akses menuju ke lokasi properti tersebut.

- Fasilitas sosial dan umum yang akan dibangun.

- Sebaiknya, Anda mencari informasi tentang track record dan reputasi dari pengembang tersebut. Cara mencari informasinya bisa menanyakan kepada marketing atau dari sumber lain.

- Pilihlah developer yang sudah menjalin kerja sama dengan pihak bank karena biasanya pihak bank telah mengevaluasi kinerja developer tersebut dan melakukan pengecekan secara keseluruhan tentang aspek legal dari proyek yang akan dibangun.

- Perhatikan juga isi perjanjian jual~beli dengan pihak pengembang Read more…

Categories: Uncategorized Tags:

Keuntungan Bisnis Property sebagai Jaminan Perasaan Nyaman dan Aman

October 29th, 2014 No comments

Untuk Anda yang belum memiliki rumah, terutama bagi pasangan yang baru menikah, pasti adakalanya perasaan Anda tidak merasa tenang, kurang nyaman, atau masih menggantung di pikiran anda tahun depan akan pindah ke mana lagi. ingin memperpanjang tinggal di pondok mertua indah atau cari kontrakan?

Lain kondisinya bila anda tinggal di rumah milik anda sendiri. Anda bisa sesuka hati menata bentuk bangunan, desain ruangan, dan sebagainya. Anda bebas berkehendak dengan rumah Anda. Berbeda pastinya jika Anda tinggal di kontrakan atau “numpang” di rumah orang tua.

Categories: Uncategorized Tags:

Keuntungan dan Kerugian Membeli Rumah Bekas

March 28th, 2014 No comments

Kini membeli rumah tidak harus baru, rumah bekas pun menguntungkan dan layak huni. Berikut beberapa keuntungan membeli rumah bekas:

  1. Bangunan rumah sudah berdiri sehingga kita dapat melihat bentuk dan kualitas bangunan sesungguhnya.
  2. Lingkungan sosial sudah terbentuk, seperti tetangga, sistem keamanan, fasilitas pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, dan fasilitas lainnya.
  3. Infrastruktur kawasan sudah tersedia, seperti jalan, taman, listrik, clan air.
  4. Harga bangunan dan rumah dapat ditawar, apalagi jika pemilik lama sedang membutuhkan uang.
  5. Bangunan dapat langsung ditempati pemilik baru Read more…
Categories: Uncategorized Tags:

Investasi Melalui Obligasi Perusahaan Properti

March 25th, 2014 No comments

Obligasi (Bond) adalah surat utang jangka menengah dan jangka panjang yang dapat dialihkan. Obligasi berisi janji dari pihak Penerbit Obligasi untuk membayar imbalan berupa bunga pada periode tertentu dan melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan kepada pihak Pembeli Obligasi. Jadi, dalam transaksi Obligasi dapat berakibat hukum terjadinya utang-piutang. Perusahaan Penerbit Obligasi disebut pihak yang memiliki utang (ber-utang/debitur), sedangkan Pembeli Obligasi disebut pihak yang memiliki piutang (ber-piutang/kreditur).

Perbedaan antara Saham dan Obligasi, antara lain:

a)    Saham adalah bukti kepemilikan perusahaan, sedangkan Obligasi adalah bukti utang perusahaan.

b)    Obligasi memiliki saat jatuh tempo, sedangkan Saham tidak memiliki saat jatuh tempo.

c)    Perusahaan penerbit Obligasi tetap wajib membayar bunga dan pokok utang meskipun merugi, sedangkan penerbit Saham yang sedang merugi tidak wajib membagikan keuntungan (dividen).

d)    Perusahaan penerbit Obligasi yang tidak mampu membayar bunga dan pokok utang dapat dipailitkan, sedangkan perusahaan penerbit Saham yang tidak dapat memberikan dividen tidak dapat dipailitkan.

 

Jenis obligasi yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia ada 3 macam:

a)    Corporate Bonds, yaitu obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan, baik perusahaan berbentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN), atau badan usaha swasta.

b)    Government Bonds, yaitu obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah RI.

c)    Retail Bond, yaitu obligasi yang diperjualbelikan dalam satuan nilai nominal yang kecil, baik dalam bentuk Corporate Bonds maupun Government Bonds.

 

Karakteristik obligasi meliputi hal-hal berikut

  1. Nilai Nominal (Face Value) adalah nilai pokok dari suatu obligasi yang akan diterima oleh pemegang obligasi pada saat obligasi tersebut jatuh tempo.
  2. Kupon (the Interest Rate) adalah nilai bunga yang diterima pemegang obligasi secara berkala (kelaziman pembayaran kupon obligasi adalah setiap 3 atau 6 bulan). Kupon obligasi dinyatakan dalam annual persentase.
  3. Jatuh Tempo (Maturity) adalah tanggal saat pemegang obligasi akan mendapatkan pembayaran kembali pokok atau Nilai Nominal obligasi yang dimilikinya. Periode jatuh tempo obligasi bervariasi, mulai dari 365 hari sampai di atas 5 tahun. Obligasi yang akan jatuh tempo dalam 1 tahun akan lebih mudah diprediksi sehingga memiliki risiko lebih kecil dibandingkan dengan obligasi yang memiliki periode jatuh tempo 5 tahun. Secara umum, semakin panjang jatuh tempo suatu obligasi, maka semakin tinggi kupon/bunganya.
  4. Penerbit Obligasi / Emiten (Issuer). Mengetahui dan mengenal penerbit obligasi merupakan faktor sangat penting dalam melakukan investasi Obligasi Ritel.

Mengukur risiko/kemungkinan penerbit obligasi tidak dapat melakukan pembayaran kupon dan/atau pokok obligasi tepat waktu (disebut default risk) dapat dilihat dari peringkat (rating) obligasi yang dikeluarkan oleh lembaga pemeringkat, seperti PT PEFINDO atau PT Kasnic Indonesia.

Berbeda dengan harga saham yang dinyatakan dalam bentuk mata uang,harga obligasi dinyatakan dalam persentase (%), yaitu persentase dari nilai nominal. Ada 3 (tiga) kemungkinan harga pasar dari obligasi yang ditawarkan:

  1. Par (nilai Pari): Harga obligasi sama dengan nilai nominal. Misal: obligasi dengan nilai nominal Rp 50 juta dijual pada harga 100%, maka nilai obligasi tersebut adalah 100% x Rp50 juta = Rp50 juta.
  2. At Premium (dengan Premi): Harga obligasi lebih besar daripada nilai nominal. Misal: obligasi dengan nilai nominal Rp 50 juta dijual dengan harga 102%, maka nilai obligasi tersebut adalah 102% x Rp 50 juta = Rp 5l juta.
  3. At Discount (dengan Diskon): Harga obligasi lebih kecil daripada nilai nominal. Misal: obligasi dengan nilai nominal RpSO juta dijual dengan harga 98%, maka nilai obligasi tersebut adalah 98% x Rp 50 juta = Rp49juta.
Categories: Uncategorized Tags:

Macam-Macam Toko Modern

March 20th, 2014 No comments

Toko Modern (modern store) dapat berbentuk Supermarket, Hipermarket, Department Store, Minimarket, Specialty Store, dan Perkulakan/Grosir. Supermarket atau Pasar Swalayan adalah toko modern yang menjual segala macam kebutuhan sehari-hari, seperti makanan, minuman, dan barang kebutuhan konsumen, seperti sabun mandi, pasta gigi, tisu, dan lain-lain. Supermarket memiliki luas lantai penjualan 4-00 m2 hingga 5.000 m2 sehingga lebih luas daripada minimarket, namun lebih kecil daripada hipermarket. Contoh supermarket, antara lain Hero, Super Indo, Matahari, Yogya, Hari-Hari, Sogo, dan lain-lain. Beberapa merek supermarket juga menjadi merek department store, misalnya Matahari, Sogo, Yogya, Hari-Hari, dan lain-lain.

Minimarket atau Toko Swalayan adalah toko modern yang berukuran Read more…

Categories: Uncategorized Tags:

Jenis Rumah Berdasarkan Target Konsumen

March 20th, 2014 No comments

Secara umum dikenal tiga jenis rumah berdasarkan target konsumen yang ingin diraih, yaitu rumah kelas atas (rumah mewah), rumah kelas menengah, dan rumah kelas bawah. Rumah kelas bawah umumnya berukuran kecil, berharga murah, dan mendapat subsidi negara. Pemerintah mencanangkan program hunian berimbang (model 1:2:3) yang harus dilaksanakan oleh para pengembang, yaitu setiap pembangunan 1 unit rumah kelas atas harus diikuti 2 unit rumah kelas menengah clan 3 unit rumah kelas bawah. Dengan adanya program semacam itu, potensi kesenjangan sosial di masyarakat diharapkan dapat diperkecil.

Rumah Tapak (landed house) adalah rumah yang bangunannya menapak langsung dengan tanah. Rumah tapak ada yang berupa rumah berlantai satu rumah tingkat”, yaitu Read more…

Categories: Uncategorized Tags:

Bantuan Modal berupa Peralatan dari Pemerintah

March 8th, 2014 No comments

Beberapa dinas pemerintahan yang memang berhubungan dengan kewirausahaan juga mempunyai program untuk mendorong wirausaha di Indonesia. Bantuan modal tidak hanya berupa uang, tetapi berupa barang seperti mesin – mesin.

Salah satu dinas yang memberikan bantuan modal adalah Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan). Pada 2012, Disperindag Provinsi Sulawesi Selatan memberikan bantuan kepada para wirausahawan baru. Bantuan yang diberikan berupa mesin, tenda untuk kaki lima, kulkas, dan peralatan lain. Bantuan tersebut diberikan kepada wirausaha baru.

Pemerintah kota juga ada yang memberikan bantuan peralatan kepada penyandang disabilitas. Salah satunya adaiah Pemkot Samarinda. Bantuan peralatan usaha yang diberikan tersebut berupa peralatan menjahit, perbengkelan, peralatan pembuatan kerupuk, dan lain – lain. Kabupaten lain, seperti Kulon Progo, juga pernah memberikan peralatan bagi peserta bimbingan manajemen usaha berupan peralatan mesin jahit.

Categories: Uncategorized Tags:

Cara Mendapatkan Modal melalui Kerja Sama dengan Pemilik Modal Lain

March 8th, 2014 No comments

Salah satu cara dalam mendapatkan modal adatah melakukan kerja sama dengan pemilik modal lain. Sebelum membangun sebuah usaha, kita harus menentukan badan usaha apa yang dipilih. jenis badan usaha bermacam-macam, seperti perusahaan perseorangan, firma, CV, PT, dan lain~lain.

Kedudukan orang yang kita ajak kerja sama patut diperhatikan pula. Apakah kita hanya menawarkan sistem investasi sehingga dia hanya menjadi investor atau kita menawarkan posisi dalam perusahaan. Pemilik modal tersebut dapat berupa teman atau pengusaha lain yang kita ajak kerja sama. Melakukan kerja sama dengan pemilik modal juga harus dilengkapi dengan surat perjanjian yang sah secara hukum sehingga jelas kedudukannya di mata hukum.

Sebagai orang yang mengajak untuk melakukan kerja sama, sebaiknya Read more…

Categories: Uncategorized Tags:

Cara Menimbulkan Semangat dalam Memiliki Property dan Apartement

March 8th, 2014 No comments

Hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk perlahan menghilangkan hal-hal yang menghambat diri Anda untuk memulai bisnis properti adalah dengan merubah cara Anda bertanya kepada diri Anda sendiri. Setidaknya kata “mengapa” adalah kata yang paling sering digunakan untuk bertanya. Misalnya: Mengapa saya tidak mempunyai uang untuk membayar uang muka? Mengapa saya gagal mendapatkan properti yang saya inginkan?. Jawaban yang mungkin Anda peroleh adalah jawaban yang bernada penyesalan, putus asa, menyalahkan keadaan, frustasi, dan sejenisnya.

Namun, jika Anda mengubah kata tanya “mengapa” dengan “bagaimana”, maka pertanyaan yang mungkin muncul di benak Anda adalah: Bagaimana caranya agar saya tetap bisa mendapatkan properti walaupun tidak mempunyai uang untuk uang muka? Bagaimana caranya agar saya berhasil?

Ternyata hanya dengan merubah kata tanya maka efek Read more…

Categories: Uncategorized Tags: